Tuesday, February 6, 2018

USA Trip Part 2 : Virginia (22 - 28 Nov 2017) - Meet the Family for Thanksgiving_Bag 1

Day 1 : Carrollton, Virginia

Pelukan hangat dari Mama Bunga *Sebut saja Bunga *nama mama mertua gw, menyambut gw dan suami di depan pintu rumah yang terlihat nyaman dan tenang, bersamaan dengan langkah kaki mama Bunga, diikuti juga oleh Jack yang akhirnya berlari mendahului mama Bunga. 
Jack adalah sejenis anjing Malthese yang berbulu putih dan lucu, ia pun menyongsong kami dengan mengibaskan ekornya dan mengongong sebagai tanda perkenalan wuff wuff. 
Kunjungan gw dan suami ke USA adalah dalam rangka memberi *hadiah pernikahan* berupa tiket pesawat PP dari CGK-USA, kepada kami sendiri, dalam rangka peringatan pernikahan kami yang ke 7, yang juga bertepatan di bulan November dan sekaligus juga kesempatan pertama, berkenalan dengan kedua orangtua dan keluarga besar suami, ditambah juga moment yang pas dalam merayakan hari yang istimewa bagi warga Amerika yaitu thanksgiving days. Jadi Semua special moment yang dikumpulkan di Trip ini. 
Thanksgiving day di Amerika ini adalah merupakan hari libur tersibuk setiap tahunnya dibandingkan dengan natal dan tahun baru. dan juga dimulainya kompetisi American football ahh gw kaga ngerti bagian ini hee. 
Di usianya yang ke 80 mama Bunga nampak lincah dan bersemangat, matanya berseri ketika melihat kami, sambil merentangkan tangannya lebar tanda warm welcome dari mama Bunga. Ia tampak Sangat Cantik, Sehat, lincah dan baik, itulah mama mertua gw. 
Dan Papa Kumbang *Sebut saja Kumbang untuk Papa Mertua gw. Di usianya yang sudah banyak itu juga ia Nampak gagah dengan truck chevynya *masih nyetir mobil dan ganteng serta sehat dan Papa Kumbang-lah yang menjemput kami di terminal bus. 
Bagaikan memasuki dunia mimpi atau dunia film Amerika, disini, serius rumah2nya cantik-cantik ala-ala amerika seperti yang udah kita sering tonton di film, hihi norak ya gw.
Sambil mempersilahkan kita memasuki rumah yang lantainya dilapisi oleh karpet tebal berwarna coklat dan langsung menunjukkan kamar untuk tempat kita beristirahat. 
Sore itu mama Bunga sudah menyiapkan kudapan berupa ginger bread/ ginger snap/ ginger cokies yang sudah ia buat dan teh hangat untuk kita. 
Di udara yang sejuk2 dingin seperti ini sangat enak banget untuk minum teh ditemani dengan homemade ginger bread nya mama Bunga, sumpah enak banget. 
Rumah yang cukup luas dan memiliki 3 kamar, 1 dipakai untuk kamar tamu, ini yang kita tempati, 1 untuk kamar mertua gw dan yang 1 untuk kamar kerja papa kumbang, dengan halaman depan dan beranda belakang rumah yang bisa dijadikan tempat untuk duduk-duduk cantik yang dikelilingi banyak pepohonan dan tanaman2 cantik, yang saat ini tidak kelihatan cantik karena sudah memasuki musim dingin heee.











Selesai minum teh, mama Bunga membawa gw keliling rumahnya sambil memperlihatkan dan menerangkan setiap foto yang ada di setiap sudut ruangan rumahnya, di dinding, diatas piano, diatas buffet, diatas meja dan menceritakan dengan semangat siapa2 saja yang ada di foto tersebut satu persatu. 
Saat itu seketika mind set gw berubah tentang American family, jauh banget bedanya dengan apa yang gw tonton di tipi. 
Tidak lama setelah itu kita kedatangan Anggun, *Sebut saja Anggun adalah kakak kandung dari suami gw, yang tinggalnya di Smithfield, tidak jauh dari rumah mertua gw, kami semua duduk sambil ngobrol2 dan bercerita-cerita, ahh inilah hangatnya keluarga ini.
Carrollton Virginia adalah kota kecil dekat dengan newport news, kata suami gw yang tinggal di sini rata-rata adalah pensiunan dari militer atau keluarga militer karena dikota ini banyak fasilitas dari pemerintah seperti rumah sakit yang khusus untuk pensiunan militer, jadi jika perlu ke dokter atau rumah sakit lebih mudah dan tidak jauh. 
Kota-nya agak sepi dan tidak terlalu ramai, tidak ada public transport, jika ingin berkunjung kesini sisipkan juga ke Virgina Beach dan Kota Wiliamsburg sayangnya kita tidak ke tempat2 ini, entah kenapa, haha lupa atau memang tidak sempat atau memang kalau dengar kata beach itu memang gw agak “malas” untuk mendatanginya, karena di Indonesia gw sudah banyak melihat beach yang pastinya lebih bagus, oh well mungkin next time pengen tau juga seperti apa pantainya Amerika. Kita juga sempat berkunjung ke Wiliamsburg namun hanya ke Busch Garden saja. 
Itinerary selama di Carrollton tidak kita susun, hanya menikuti schedule dan ajakan Mama Bunga saja, jadi kita tinggal ngikut ajah heee. 
Dan gw bersyukur Mama Bunga sangat baik banget dan okeh banget dalam mengatur jadwal kita bertemu dengan siapa2 saja di keluarga dan bagaimana kita menghabiskan liburan Thanksgiving ini bersama dengan keluarga.  



Day 2 : Dinner at Matahari's House, Virginia

Matahari *Sebut saja Matahari adalah keponakan dari suami gw, putri pertama dari Anggun, kakaknya Rick suami gw, yang kemarin juga datang kerumah mama Bunga untuk menyambut kita.
Ia dan suaminya mengundang kita semua untuk datang makan malam dirumahnya tepat pada perayaan thanksgiving. 
Matahari dan suaminya memiliki seorang anak lelaki berumur 3 tahun bernama Bintang *Sebut saja. 
Bintang bocah yang lincah dan lucu yang suka dengan mainan Garbage truck nya. Oleh karena itu banyak banget koleksi Garbage Truck yang dimilikinya, suka banget bermain lelarian dan senang mengajak kita juga untuk ikutan lari-larian. *lah dia seneng kita ngos2an faktor u hihi. 
Di pojokan ada seekor anjing rasnya apa gw jg gak tau warnanya hitam legam, nampak garang dan seram, seseram penampilan dan warna nya, serta posturnya besar banget, namun penurut dan tidak se-ramai Jack yang gemar menggonggong, ia juga yang ikutan lelarian dan sibuk, sesibuk tuannya Bintang. 
Di Amerika Anjing adalah family, mereka layaknya keluarga yang juga mereka sayangi dan hidup bebas berkeliaran di halaman rumah dan didalam rumah bahkan tidur juga bersama mereka.
Malam itu mama Bunga membuat mashed potato dan membawanya ke rumah matahari untuk kita makan bersama, sambil menunggu makanan siap, sambil mengobrol dan berkenalan. 
Menu malam itu sangat khas banget menu Ala Amerika, sudah pasti ada Kalkun di tradisi thanksgiving, namun kalkunya sudah sudah dipotong2, mashed potato dan mac n cheese, brocoli n cheese dan tidak lupa juga roti bulat, dan ada 1 menu entah itu apa, seperti potongan roti kecil2, sebesar roti kecil2 yang kita lihat di tukang es podeng. Kata suami gw, ini adalah potongan roti yang biasa di masukkan kedalam perut kalkun pada waktu kalkun itu di panggang di dalam oven, jadi di panggangnya bersamaan dengan kalkun, setelah kalkun matang roti potongan kecil2 itu di keluarkan dan di taruh didalam wadah dan dipanggang lagi. 
Untuk desert nya tak lupa pumpkin Pie dan snack pumpkin. *tanpa Nasi.. duh.  
Kita menghabiskan malam dengan ngobrol satu dengan lainnya, berbagi cerita dan keceriaan. Setelah selesai kita kembali ke rumah Mama Bunga, sambil berkata dalam hati, oh ini ya yang dinamakan perayaan Thanksgiving.



Day 3 : Napak Tilas – Mengunjungi kompleks kediaman Keluarga suami diwaktu masih kecil dan berjalan di sisi Danau Maury setelah itu menuju Walmart super store untuk belanja.

Jam tidur kita ternyata belum se-normal biasanya karena masih tetap terbangun di tengah malam dan mengantuk di sore hari. 
Pagi ini sarapan untuk mama Bunga dan papa Kumbang sudah tersedia di meja. 
Mereka biasa setiap pagi sarapan dengan cereal, susu dan blueberry untuk papa Kumbang dan cereal, almondcoconut milk dan blueberry untuk Mama Bunga. 
Untuk kita Mama Bunga sudah menyiapkan berbagai jenis makanan di kulkas, ada sosis, beacon, roti, telur, keju yang bebas bisa kita olah sendiri. sok masak sendiri sana..
Pagi itu suami gw yang membuat sarapan telur dadar, beacon dan toast ummm gak sehat yak hihi. 
Setelah kenyang kita santai sejenak sambil bersiap-siap pergi mengunjungi rumah lama yang pernah ditinggali suami gw dan keluarganya semasa kecil.
Komplek perumahaan itu  adalah sebuah lingkungan perumahan bak lingkungan perumahan warga Amerika dan bergaya Amerika *iyalah, tanpa pagar pembatas, hijau, banyak rumput, halaman luas dan sepi. 
Mama Bunga dan Papa Kumbang membawa gw dan suami menuju kesana, suami bercerita kalau masa itu ada pohon yang ternyata pohonnya sudah tidak ada. 
Mama Bunga, memberanikan diri mengetuk pintu rumah itu namun tidak ada jawaban dari dalam. 
Ia tetap tampak semangat saat itu, namun setelah menunggu lama tidak ada juga yang membukakan pintu, lalu ia menuju ke seberang rumah yang ternyata pemilik rumah adalah teman lamanya mama Bunga, jadilah mereka mengobrol di tepi jalan mengenang masa lalu, sambil gw pastinya bergaya cekrak-cektrik foto hee.








Ketemu mantan tetangga
Ini dia Rumah masa kecilnya suami gw


Dari sini kita menunju Lake Maury, sembuah danau yang dikelilingi oleh jogging track yang bernama Nolan Trail,  biasanya banyak orang suka berolah raga mengelilingi track ini ataupun membawa peliharaan/anjing mereka sekedar berjalan-jalan disini, dikala kita berjalan menyusuri jalan setapak itu beberapa kali berpapasan dengan orang lain dan tidak segan-segan mereka akan menyapa kita sekedar berkata Hi, How are you. 







Selesai dari Sini, kita menuju yeay Walmart. Dulu sempat ada walmart di Jakarta namun entah kenapa walmart sudah hengkang dan digantikan dengan carefour. 
Barang2 di walmart sama seperti disini, harga yang tertera disana belum termasuk pajaknya, jadi jika kita membeli barang harga 1$ pasti ada plus-plusnya yah gak banyak sih. Di Walmart sendiri banyak barang yang promo, gw suka melihat makanan frozennya yang banyak macam dan terlihat enak.
Mama Bunga beli beras dan ayam untuk gw, ya malamnya gw akan coba buat nasi goreng plus ayam goreng kuning yang bumbunya sudah gw bawa dari Jakarta, tantangan tersendiri buat gw untuk memasak nasi tanpa rice cooker, karena Mama Bunga tak punya Rice Cooker.

Cerita tentang memasak makan malam
Memasak nasi goreng tanpa menggunakan bawang putih adalah tantangan terbesar kedua buat gw nih, karena mama Bunga alergi dengan bawang putin, dan dengan bumbu dan apa yang ada di kulkas gw berusaha membuat nasi goreng yang enak. 
Tantangan pertamanya yaitu memasak nasi tanpa rice cooker. Sambil googling2 cara memasak nasi dengan menggunakan panci, akhirnya berhasil jadi Nasi tanpa cacat *Tjieee.. Caranya dengan mencuci bersih berasnya lalu dimasak dengan api kecil sampai berbuih hampir luber airnya *gw pikir udah alamat gak jadi nih nasi karena dari memulai masak sampai airnya berbuih luber itu gak lama cuma sebentar. Setelah air luber, gw matikan kompor dan diamkan aja tuh panci dan jangan buka tutupnya, sambil gw memotong 1 buah bawang Bombay dan sosis. *jauhkan dari pikiran sosis yang bentuknya bulat panjang, karena sosisnya seperti daging cincang. Setelah selesai menyiapkan aksesoris untuk nasi goreng. gw beralih ke ayam.
2 potong dada mentok yang mentok banget sangking mentoknya sampe benjol hehe, asli besar banget dada ayam ini, gw potong beberapa buah dan gw rebus bersamaan dengan bumbu ayam kuning jadi yang sudah gw bawa dari Jakarta. 
Jrengg jrenggg, ayam selesai direbus, setelah itu gw goreng sebentar di penggorengan.
Lalu kembali ke nasi goreng, dengan hati berdebar membuka penutup panci yang didalamnya ada beras yg gw masak tadi dan setelah membuka nya hati ini tenang rasanya karena gw melihat ada penampakan nasi, *iyalah hehe, nya ternyata bentuk nasinya cakep banget, tidak hangus, tidak berkerak, tidak basah, pulen sempurna..*apa berasnya bagus yak *tau juga deh. Bangga rasanya hati ini. heee 
Lalu gw menumis bawang Bombay dengan olive oil, memasukan 2 telur dan sosis cincang tadi, setelah matang campur deh sama nasi, tabur lada dan garam secukpnya, *sebenarnya gw bawa bumbu nasi goreng dari Jakarta, hanya karena Mertua gw keduanya tidak makan yang pedas jadi gw menjauhkan bumbu itu untuk sementara. Hasilnya Lumayan lah enak kok dan mertua gw sukaaaa. Puji Tuhan.

Day 4 : Smithfield, St. Luke Church and Thanksgiving Dinner Part 2 at Mama Bunga dan Papa Kumbang’s House.

Pagi itu Nampak mama Bunga sibuk karena malam nanti akan ada dinner di rumah ini. 
Dinner tahap ke-2 dengan tamu yang sama namun ada tambahan pada dinner ini kita kedatangan Bulan *Sebut saja Bulan untuk Adik kandung suami gw dan Senja, putri paling bontotnya yang masih berusia 16 thn, Mereka datang dari West Virginia 5-6 jam perjalanan jauhnya dari Corrollton. 
Selagi mama Bunga sibuk, supaya tidak menggangu kesibukannya, pagi ini selesai sarapan kita bermaksud mengunjungi rumah Anggun. 
Anggun bersama suaminya katanya tinggal di rumah yang dirikan sejak tahun 1762 dan mereka masih memelihara rumah itu seperti bentuk aslinya, dan kebetulan di seputaran rumah Anggun sedang diadakan event menyambut natal, seperti ada bazar atau pasar kaget gitu kalau disini menyebutnya, yang menjual product khas homemade buatan mereka sendiri.
Anggun tinggal di sebuah daerah yang bernama Smihtfield yang jaraknya 20 menit dari Carrollton, kota kecil yang cantik yang product unggulannya adalah Smithfield Ham duh, nyum nyum. 
Disepanjang jalan disana dibuka toko2 yang menjual karya unik-unik dan hiasan2 pohon natal. Serta tak lupa restoran yang menjual Ham. Semua hiasan natal yang dijual cantik-cantik dan unik rasa-rasanya, kalau gw tinggal disana, ingin banget gw beli semua, karena semua bagus dan cantik.
















Memahami kalau orang Amerika itu sangat menghargai value dari sebuah barang dan tempat. 
Selesai dari sini kita kembali ke Carrollton dan diperjalanan kita mampir ke sebuah Gereja yang didirikan tahun 1632 yang bernama St Luke. 
Agak Creepy karena sepi bukan karena berhantu hehe, Gereja Tua dan antik entah masih ada misa atau tidak disini, gereja yang banyak dikelilingi oleh batu nisan, yap Batu Nisan A.K.A kuburan hihi, di sini dimana ada gereja disitu ada kuburan. Kita hanya berfoto2 di depan gereja.








Tiba dirumah, kita sudah kedatangan family dari Papa Kumbang, yaitu keluarga Mars *Sebut saja Mars untuk keluarganya dari pihak Papa Kumbang, dengan 2 putrinya yang cantik dan 1 putranya yang ganteng, yang berusia sekitar 20an thn. *masih ikutan ortu loh berkunjung ke rumah sanak family pada saat thanksgiving. 
Mengobrol bercerita dan tak ada habisnya, seru sementara Bintang bocah 3 tahun itu datang juga beserta ortunya, ditambah Bulan dan Senja, Puterinya juga sudah tiba dari West Virginia, sehingga seketika itu rumah Mama Bunga dan Papa Kumbang jadi ramai, dan semua penuh dengan keceriaan.
Memulai makan  malam dengan doa yang dipanjatkan dengan berterima kasih atas penyertaan dan berkat Tuhan yang kita sudah terima. 
Menu malam itu yang sudah disiapkna oleh mama Bunga adalah homemade Pulled Pork dan bun, coleslaw, salad, Lasagna dan hidangan penutupnya adalah Apple Pie serta blueberry pie. Yummm *tanpa Nasi duh.. akhirnya sudah terbiasa dunk hehe.








Tulisan sebelumnya ada di  Sini..Part 1 : DC

Bersambung ke Sini


No comments :

Post a Comment