Wednesday, March 8, 2017

Traveling Korea #4: Seoul (5Days) - (25-29 November 2016) _ Day 3 & 4

Day 3 In Seoul : Bukchon Village, Namsan Tower, Dongdaemun Design Plaza, National Palace Museum, Gwanghwamun Square, King Seojong Story Museum (Wisata Gratis semua..Xixi) 
Hoammm.. Dingin terasa sampai didalam kamar semalam, pagi ini rasanya mau tidur terus karena kamar ini sangat gelap sehingga kita tidak mengetahui seterang apa diluar.. Naseb kamar gak ada jendela hikss, namun waktu sudah menunjukan bahwa kita harus bangun, Setelah kita bangun menuju ruang sarapan baru kita bisa melihat cahaya dari jendela dan Puji Tuhan hari ini nampaknya akan cerah dan mudah2an tidak hujan dan sedingin kemarin. Setelah Sarapan kita siap2 untuk jalan yang tujuan utama kita hari ini adalah Bukchon Hannok Village dan Namsan Tower, dan tempat lainnya adalah ide mendadak yang tak sengaja.
Bukchon Hannok Village, menuju ke tempat ini dari Jongno3ga kita naik subway Line 3 dan keluar di Anguk Station exit 2, setelah exit sebenarnya sempat sedikit bingung karena begitu keluar kita langsung ketemu dengan persimpangan empat yang besar dan kita berdua menyebrang dan berjalan lurus yang sebenarnya masih menebak-nebak arah dan berjalan kira-kira sekitar 500meter, cukup lumayan jauh juga, setelah agak sedikit menjauh dari persimpangan kita baru dapat melihat  jalanan sedikit ramai dan sampai akhirnya melihat beberapa gerombolan orang dan dugaan kita tidak salah lagi, kalau ramai dan ada yang pegang bendera tidak salah lagi bahwa disitulah letak Bukchon Hannok Village. 
Bukchon Hannok Village adalah area perumahan ala kuno yang di lestarikan dan di area inilah kita bisa melihat kilas balik korea jaman dahulu kala, area-nya sih tidak terlalu besar menurut gw dan kita pun tidak bisa masuk kedalam rumah, hanya ada 1 rumah yang tidak terlalu besar dan bisa kita masuk ke dalamnya. Wisata disini ialah hanya bisa berjalan kaki keliling di gang perumahan tersebut dan berfoto di depan pintu rumahnya. Disini juga banyak terdapat toko2 oleh-oleh dan persewaan baju tradisional korea, dan tentu saja makanan atau jajanan pasar dan snack2 tradisional korea yang bisa kita nikmatin. Hari ini tidak terlalu ramai hanya saja seperti biasa gw dan suami selalu melipir dari kerumunan orang-orang dan melihat-lihat yang di pojok2, setelah kita anggap puas keliling area ini, dan kita memutuskan untuk langsung menuju Namsan Tower.










Menuju Namsan Tower dari Bukchon Hannok Village, kita berdua berjalan kaki kembali ke Anguk Station dan naik subway menuju Chungmuro dan dari Chunmuro kita mencar Daehan Cinema dan didepannya ada halte  bus dan naik Bus No. 02. 
Cara menuju Namsan sangat mudah dan yang paling mudah adalah ini jika kita berangkat dari Bukchon, yang gw dapat dari browshing2 internet : 


Chungmuro Station (Seoul Subway Line 3, 4), Exit 2 (in front of Daehan Cinema) or Dongguk University Station (Seoul Subway Line 3), Exit 6. 

Bus ini akan langsung membawa kita ke parkir area namsan Tower, Banyak yang gw lihat orang2 berjalan kaki menuju namsan tower dari bawah atau dari jalan raya tempat pemberhentian bus terakhir sebelum bus berhenti tepat di Parkiran Namsan, karena setelah diantara pemberhentian terakhir sampai namsan bus tidak akan ada pemberhentian dan tidak akan berhenti lagi dan saran gw adalah jangan Jalan kaki karena jaraknya lumayan jauhhhhh banget dan jalannya pun menanjak banget plus kelok-keloknya.
Walaupun begitu banyak gw lihat orang bersepeda atau mencoba berjalan kaki dari start point paling bawah, atau memang niat mau olahraga, menuju ke atas, karena pemangangan menuju ke atas Namsan Tower itu sangat indah, sempat terpikir untuk berjalan turun sekembalinya dari Namsan Tower, tapi akhirnya niat itu kita urungkan karena hujan mulai turun dan jaraknya ternyata dari bawah keatas dan sebaliknya itu lumayan jauh dan udara juga amat dingin.
Setelah bus berhenti di tempat pemberhentian dan dari tempat pemberhentian bus, kita harus berjalan menuju lokasi tower dan tamannya yang berjarak sekitar 200 mtr-an, dengan jalanan yang menanjak cukup tajam, dan buat orang yang gak pernah olah raga kaya gw cukup teramat melelahkan.

Bus Stop - parking area Namsan Tower




Ini Jalannya Nanjak serius loh 














Tinggal Pilih mau kemana setelah ini dan rute bus yang ada
Setalah sampai diatas, kita memutuskan untuk tidak naik ke tower, dan cukup puas berkeliling di area taman dan foto2 di lokasi gembok cinta. Saat kita sedang berkeliling2 dan foto2 dan menikmati area Namsan turunlah hujan dan saat hujan, hal yang menyebalkan adalah selalu lupa untuk memasukkan payung ke dalam tas gw, hufft padahal tuh payung gw bawa dari jakarta.
Setelah selesai di sini kita memutuskan untuk mencari makan siang namun yang terpikir untuk makan siang saat ini adalah mencari makan siang di daerah Myeongdong.
Sebenarnya saat gw di Korea itu gw pengen banget mencoba makan ayam goreng alias Fried Chicken dengan bumbu khas koreanya atau mampir di resto Chicken and Beer, padahal sih sebenarnya sama aja sih sama Fried chicken di sini haha ga asik banget yaa.  
Menuju Myeongdong kita tinggal duduk manis di Halte bis No. 5, dan menunggu busnya tiba, yang membawa kita langsung menuju Myeongdong. Enak yaaa traveling di negara ini yang ramah buat para Turis dari transportatsinya maupun orang nya semua tertata dengan rapi dan kita gak perlu susah2 dan semua sangat mudah dicapai dengan public transport.
Setibanya di Myeongdong kita langsung cari tempat makan dan ketemu juga resto ayam goreng yang ada di lantai dua sebuah ruko dengan harga dan rasa yang cukup lumayan bersahabat. Setelah kenyang dan terlihat hari masih terang kita mencari2 apa lagi yang perlu kita kunjungi mumpung kita masih berada di Seoul dan akhirnya kita memutuskan untuk kembali berkunjung ke area Dongdaemun yaitu Dongdaemun Design Plaza, untuk melihat2 ke dalam gedung yang bentuknya unik sambil berkeliling dan foto-foto di sekitar Gedung.
Menuju kesini sangat mudah kita tinggal naik subway dan turun di Dongdaemun Histor& Culture Park Station dan keluar di exit 1 langsung berada di gedung ini.
Gedungnya sangat unik dan ternyata gedung ini dipakai untuk pameran2 seperti JHCC gitu kali ya dan didalamnya banyak pameran2 dan keluar masuk gedung ini semuanya gratis. Di Lokasi ini kita hanya berfoto2.












Hari masih agak terang juga, ketika kita telah selesai berfoto2 di DDP, dari sini kita putuskan untuk menuju ke Gwanghwamun Square karena waktu kemarin kita diarea ini setelah kita keluar dari Gyeongbokgung, belum sempat berfoto di depan istana tersebut dan berfoto di dekat patung Raja Seojong akibat jalanan dan Gwanghwamun Square tertutup dengan para pendemo dan petugas keamanan. 
Menuju ke Gwanghwamun Square naik Subway line 5 dari Dongdaemun, namun entah karena salah ambil exit akhirnya kita berakhir keluar di Gyeongbokgun lagi xixi, karena kemarin kita sudah ke Gyeongbok jadi tujuan kita bukan kesini.
Menuju ke pintu gerbang saat sedang berjalan ke Gwanghwamun, tak sengaja kita melewati National Palace Museum dan karena kita belum pernah kesana maka kita memutuskan untuk mampir dulu sebelum kita menuju ke Gwanghwamun.









Jalan menuju Gwanghwamun Square
Selesai berjalan berkeliling di dalam museum, dari pintu keluar museum kita berjalan kaki menuju pintu gerbang istana Gyeongbok karena istana sudah ditutup kita terpaksa harus berjalan memutar dan karena hari sudah mulai gelap jadi tidak terlalu ramai, kita puas jepret sana sini. Dan Puji Tuhan Lapangan Gwanghwamun pun yang terletak persis di seberang istana Gyeongbok tak lagi seramai kemarin. 
Puas berfoto di depan istana, kita berjalan menuju patung raja Seojong, dan ternyata dibawah patung ini terdapat pintu masuk menuju museum King Seojong yang didalamnya menceritakan kisah sejarah Raja Seojong dan Huruf Hangul, namun sdangat disayangkan karena rata2 semua keterangan yang didalam museum tidak ada bahasa ingrissnya, jadi kita  berdua tidak mengerti hanya menilai dan melihat berdasarkan gambar saja. 
Ternyata dibawah ini ukuran museumnya juga lumayan besar dan setelah berkeliling2 dan selalu kita terheran karena kita selalu bermasalah saat menemukan pintu keluar yang sama dengan pintu kita masuk haha, setiap pintu itu ada pintu keluar dan masuk dan kita selalu berakhir di pintu berbeda, karena kita niat mau berfoto di patung Raja Seojong akhirnya kita berputar lagi untuk mencari pintu keluar yang sama saat kita masuk, yang pada akhirnya ketemu juga dan Biarkan foto saja yang berbicara yaaa..



















Selesai dari sini hari sudah mulai gelap dan kaki sudah pegel banget karena seharian kita berjalan kaki dan kita memutuskan untuk kembali ke hotel untuk istirahat malam ini, supaya kita punya banyak energi kembali keesokan harinya, karena kita akan menuju Nami Island. 
Dan karena perut kita juga masih kenyang akibat makan siang yang kesiangan di Myeongdong,  maka makan malam kali ini kita ganti dengan jajan saja heee dan dalam perjalanan kembali ke hotel kita hanya mampir ke GS25 untuk beli snack dan sambil men-topup Tmoney, tepat di depan GS25 kita beli jajanan seperti di foto dibawah ini dan tukang jualannya juga pas tahu gw dari Indonesia seneng banget dia dan mencoba untuk ngobrol tapi gw sekali lagi gak ngerti xixi.




Total Biaya Hari ke3 Seoul untuk berdua :
Karena hari ini kita ke tempat wisatanya semua gratis jadi biaya untuk hari ini tidak terlalu besar.

Lunch - W11,800
Topup T-Money - W20,000
Dinner(snack) - W16,000
Total for 2 = 47,800 x 12.3 = Rp. 587,940.-

Day 4 In Seoul : Nami Island
Tidak terasa hari ini adalah hari full terakhir di Korea, hikss, rasanya ingin lebih lama lagi disini. 
Hari ini khusus memang disiapkan untuk 1 hari full trip ke Nami Island, awalnya sebenarnya sih agak ragu untuk ke sini, karena biasanya kita berdua agak-agak malas menuju tempat yang terlalu ramai turis tapi namanya juga tempat favorit.
Sempat terpikir awalnya pilihan lain gw selain Nami adalah Jeonju atau Suwon atau tempat Shootingnya 49, Jinhae. 
Namun karena berbagai hal dan alasan, akhirnya karena sudah cape juga dan udara yang dingin jadilah kita akhirnya memutuskan untuk ke Nami saja xixi tetep..
Menuju Nami, yang pertama adalah menuju Gapyeong dan untuk sampai di Stasiun Gapyeong sangat mudah, kita tinggal cari caranya subway map. Sebenarnya ada bus yang langsung dari Seoul menuju Nami, tetapi mengingat naik bus rasanya agak membosankan karena di bus hanya akan duduk saja yang akan memakan waktu selama sekitar 1,5-2 Jam, akhirnya kita memutuskan untuk ngebolang jadi naik subway sampai Gapyeong dan setelah tiba di Gapyeong, dari depan stasiun kita tinggal berjalan ke tempat pemberhentian taxi dan naik taxi langsung ke parkiran Nami Island. Sangat mudah, Sopir taxi pun baik-baik, selalu bertanya dari mana, pas gw bilang Indonesia mereka seneng loh dan Indonesia gak asing buat orang korea ternyata. Secara memang banyak orang Indonesia juga sih yang berlibur ke Korea dan terutama ke Nami xixi. 
Dari Gapyeong juga sebenarnya ada Bus Shuttle yang menuju 4 lokasi wisata lain yang ada di Gapyeong selain Nami, namun karena kita pikir gak perlu ke tempat2 tersebut jadi kita memutuskan untuk naik taxi saja langsung menuju Nami.
Setibanya di lokasi kita tinggal mengantri untuk membeli tiket untuk menyebrang yang memakan waktu hanya 10-15 menit tidak terlalu lama untuk sampai di pulau Nami.
Pulaunya sih ya pulau biasa aja,  tidak berbeda dengan pulau2 yang ada di kepulauan Seribu, namun pulau ini tidak berpenduduk dan rapih dan cantik dan ditata sedemikan rupa sehingga memanjakan mata pengunjung. Setelah keluar kapal kita berjalan kearah kanan lalu terus berjalan mengitari pulau sampai kaki ini gempor hufftt, sebenarnya ada sewa sepeda atau naik kereta gitu, hanya saja tidak tahu kenapa kita sudah berjalan dan terus berjalan sambil foto2 karena banyak spot foto yang bagus, sampai lupa dan tanggung untuk memutar balik lagi, jadi kita mengelilingi Pulau Nami ini berjalan kaki yang memakan waktu hampir 2 jam sambil berhenti di banyak tempat dan berfoto dan sampai kaki ini udah berteriak kesakitan xixi, akhirnya kita berhenti di coffee shop untuk beli hot choco dan menghangatkan tubuh. 
Tidak banyak cerita, singkatnya di pulau ini bagus dan kalau mau keliling pakai kaki juga bisa hanya saja pasti akan pegel banget namun puas karena kita bisa mengambil foto2 cantik di ditempat yang sepi. Setelah selesai keliling dan keluar pulau ini, jangan lupa untuk menikmati Chicken Dakgalbi, yaitu menu spesial di daerah ini dan banyak resto ditempat ini yang banyak bertebaran di area parkir Nami Island yang menyajikan menu ini dan rasanya enak banget. Dari sini kita kembali lagi ke Gapyeong dengan menggunakan Taxi untuk naik subway kembali menuju Seoul.
Nami ini ceritanya pakai foto aja yaa heee




























Sekembalinya dari Nami, kita berdua memutuskan untuk tidak pergi kemana2 lagi karena sudah cape banget dan langsung kembali ke hotel untuk istirahat dan sebentar malam makan malam di sekitar hotel. 
Namun karena masih belum dapat oleh2 untuk keluarga di Jakarta dan ada sesuatu yang ketinggalan untuk dibeli di Myeongdong karena itu gw perlu balik ke sana dan sendiri tanpa suami gw, setelah itu gw kembali ke hotel dengan cepat karena gw sudah mau siap2in tas untuk packing dan besok pagi berangkat ke Hongkong.. hiks.. bye-bye koreaaa.

Biaya Hari ke 4 Di Seoul
Taxi Gapyeong - Nami - W3,300
Taxi Nami - Gapyeong W3,000
Nami Entrance - W16,000
Coffee + Magnet - W10,000
Lunch Nami - W22,000
Dinner - W14,500
Snacks GS25 - W14,800
Total for 2 = W83,600 x 12.3 = Rp. 1,028,280

Day 5 : Seoul - Hongkong
Pagi ini kita harus bangun pagi karena jadwal takeoff pesawat dari Seoul ke Hongkong jam 10 pagi, jadi kita harus berangkat dari hotel minimal 4 jam sebelumnya yaitu kira2 jam 6 pagi. Karena Takut terlambat, terlebih lagi Incheon airport itu sangat besarnya, jadi kita memutuskan untuk naik Airport Express dari Seoul station langsung menuju Incheon Airport tanpa berhenti, yang memakan waktu tidak sampai 1 jam. 
Beruntung jam 6 pagi Seoul Subway sudah beroperasi, jangan lagi kaya kejadian di Shanghai yang terpaksa harus mengeluarkan uang lebih untuk naik taxi. 

Bye bye Seoul Dan Korea.. Welcome Hongkong...

Biaya Terakhir di Korea untuk ber2
Airport Express - W16,000
Breakfast - W10,800
Total ber 2 = W26,800 x 12.3 = Rp. 329,640.-

Total Biaya Selama 5 Hari di Seoul adalah Rp. 9,923,369
Total Biaya Selama Di Korea (Jeju, Sokcho, Seoul) untuk 10 Hari dan 9 malam adalah Rp. 30,555,266/2 - Per Orang Rp. 15,277,633.-

Malah ya? Mahal gak? xixi. karena kalau gw lihat promo2 yang ditawarkan travel agent untuk tour 8 hari ke korea itu kisaran harga dari 9 juta sampai 11 juta bahkan ada yg kurang dari itu, akan tetapi tour tersebut tanpa Jeju dan Tanpa Biaya makan, transport di korea (Kog gitu yak?) heee dan tanpa tiket masuk, jadi akhirnya akan menjadi mahal juga namun tanpa kebebasan berekspresi. 


Bersambung ke Trip layover Hongkong 

No comments :

Post a Comment