Friday, December 23, 2016

Traveling Korea #2 : Jakarta - Jeju (4Days) (20-23 November 2016)

Berbekal persiapan itinerary yang sudah disusun sedemikian rupa Lihat disini, namun saat kita susun yang menurut kita sudah sempurna pada saat prakteknya pasti bisa berubah sesuai dengan keadaan tempat yang kita kunjungi, ada beberapa tips menurut pengalaman pribadi gw yang benar2 harus kita siapkan dalam melakukan traveling dan mengunjungi sesuatu negara, yang saat ini gw bahas adalah Korea, namun tips ini sih tergantung dari gaya traveling kita pribadi masing2 sih, namun akan gw share yang mungkin akan berguna beserta dengan penjelasan dibawahnya,
  • Persiapkan durasi/waktu liburan yang baik, 10 hari rasanya sangat kurang, minimal 12 hari sepertinya baru akan puas mengexplore suatu tempat, namun sayangnya cuti yang kita dapatkan dari kantor tempat kita bekerja hanya 12 hari kerja terutama bagi suami gw yg bekerja. Oleh karena itu banyak dari teman2 yang bener2 niat mau traveling harus terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaan. 
  • Selalu aware dan mencari informasi diberbagai media jenis2 scam yang ada di negara yang kita tuju, menghindari hal2 yang buruk. Se-pengetahuan gw sih Korea itu Sangat Aman.  walaupun aman tetap harus selalu cari tahu. 
  • Selalu Download subway map kota yang kita tuju, sebelum kita berangkat dan pelajari terlebih dahulu, kalau gw sih cari aplikasi yang bisa digunakan saat offline, karena kan hp gw gagu internet jika tanpa wifi diluar negeri xixi. 
  • Tidak perlu update status tiap saat karena menurut gw norak hehe dan tidak perlu beli paket internet dari negara kita, yang perlu isi pulsa yg cukup buat telepon polisi, hotel atau keluarga kalau ada emergency. Klu gw sih lebih karena alasan mahal xixi, Korea itu ada wifi dimana-mana jadi jangan kuatir gak bisa update status, walaupun gak live sih, tapi kan jadinya gak norak xixi dan gak penting temen2 medsos tau kita ada dimana kan?..  
  • Jangan pergi pada waktu musim dingin xixi.. kalau memang kita bukan bertujuan khusus untuk bermain2 atraksi musim dingin. Kalaupun begitu jangan lupa bawa atau harus bawa pelembab wajah, dan bibir.
  • Bawa uang cash jangan berlebihan dan secukupnya dan disesuaikan dengan tempat yang kita kunjungi artinya kita lihat tempat yang kita kunjungi itu kota besar atau desa untuk mempersiapkan uang cash yang kita bawa. Bukannya supaya kita konsumtif menggunakan kartu kredit, namun ternyata kartu kredit memberikan exchange rate yang lebih bagus dari pada saat kita beli cash di money changer. Dan Debit card yang berlogo Visa atau master pun bisa kita gunakan untuk mengambil uang cash di negara yang kita tuju dengan biaya yang menurut gw sangat terjangkau. Di Korea beli tiket bis di dalam bis aja bisa pakai kartu kredit, penggunaan kartu kredit di korea itu sangat mudah banget gak perlu memasukan PIN dan ada beberapa yg gak perlu juga tanda tangan.
  • Persiapkan sepatu yang baik dan kesehatan dan otot2, terutama otot kaki jika ingin traveling sendiri dan bawa multi vitamin, kalau gw banyak bawa tolak angin, panadol dan Neo-remasil tablet (ini sangat manjur untuk pegal-pegal dan ngilu) tapi jangan tiap hari ya.. gw minum ini hanya 2 kali, jedah 3 atau 4 hari dan ampuh mengatasi nyeri pegal gw.
  • Packing light, jangan bawa berat2 namun kita berdua bukanlah backpacker, menyebut diri backpacker aja belum pantas xixi, bukan kenapa2, kita belum bisa tidur di airport, atau stasiun atau menumpang di tempat orang yang kita belum kenal atau tidur di tempat Ibadah. Hotel pun kita masih harus pilah pilih, yang inilah atau itulah. Pengaruh umur gak sih?? xixi
  • Jangan Kejar Target, Kita berdua bukan tipe orang yang kalau mengunjungi suatu tempat harus kejar target, artinya semua tempat kudu harus kita kunjungi, (ikut tour grup ajaa kalau mau kejar target) tanpa memikirkan kondisi diri kita sendiri, oleh karena itu seperti tips diatas gw bilang bahwa 10 hari adalah kurang. Dalam traveling buat gw berarti berlibur dan menikmati dan santai, jadi walaupun ada itinerary kita gak ngoyok. (apa ya bahasa yg baiknya? hee) Bangun di pagi hari pun kita gak buru-buru, seselesainya aja dan kita gak mau seharian dari pagi sampai malam di jalan, artinya jika ada waktu jeda, kita pasti kembali dulu ke hotel untuk istirahat baru memulai lagi. Satu tempat wisata saja bisa kita telusuri sampai ke pojok-pojokan xixi (menjauh dari Grup tour) jadi butuh waktu lama. Apalagi waktu kita pergi adalah waktu musim dingin, well sebenernya musim akhir authum atau early winter sih, hanya saja early winter itu buat gw manusia yang lahir di garis khatulistiwa sudah cukup dingin banget. Jadi ada rasa malas keluar kamar, apalagi tempat wisata yang kita kunjungi itu banyak yang outdoor, jadi rencana banyak berubah karena suhu udara juga. kecuali memang kita mau atraksi olahraga musim dingin, oleh karena itu gw bilang jangan pergi waktu winter xixi dan menjelang keberangkatan kita, ternyata cuaca berubah drastis, padahal waktu gw beli Jaket gw pikir gak bakal -2C jadi,  jadi gw ngomong ama tukang jual jaketnya kalau gw lagi cari jaket authum hufftt. Jaket yang gw beli pun bukan jaket mahal, xixi dari pada beli jaket 600-800 ribu, lebih baik gw pakai buat yang lain, menyiasatinya adalah beli jaket Bekas.. walaupun mungkin tampangnya tidak sebagus dan se-wow jaket mahal or coat baru, tapi cukup untuk menghangatkan badan gw dan yap Bekas yang gw beli di pasar baru ATOM dengan harga yang sangat  murah. Ada banyak macam2 jaket disini tinggal kita pilih aja yg teliti, mana yang menurut kita bagus dan tawar deh setelah itu, rendam pakai Dethol sehari semalam dan gw cuci-jemur sampai 2 kali xixi. (oh ya di Bintaro plaza bln Des 2016 ini , gw lihat ada juga yang jual coat bekas yang ada bulu2 dalamnya juga ada, sepertinya lagi ada pameran dan harganya all 100rb) Akhirnyapun gw jadi pakai 4 layer baju (dalaman seperti buat pakai org berjilbab gitu, kemeja/kaos luaran, jaket biasa, jaket luaran/coat), lumayan lah gak sampai kedinginan karena ada syal, kupluk dan sarung tangan yang gak boleh lupa dibawa.
  • Gaya boleh tapi jangan kaya foto model yang mau fashion show, yang dalam traveling harus gonta ganti dan match antra baju, sepatu dengan tas atau apalah biar kelihatan keren, walaupun tampil cantik gak dilarang xixi, waktu difoto yang pentingkan background fotonya bukan kitanya toh (nge-les aja xixi) minimal, meminimalisasi ransel yang kita gotong. Sumpah ternyata bawa backpack 30L aja pundak gw setelahnya itu cenat cenut. umur gak bisa boong haha. Tapi walaupun punggung dan pundak cenat cenut bawa ransel memang lebih praktis dari pada koper.
  • Lebih mencari info2 Wisata yang natural dan cultural dan kuliner dan yang Gratis hehe. Kita berdua memang bukan orang yang kelebihan uang, jadi kita jarang menghabiskan waktu untuk berbelanja dan lebih banyak berkunjung ke daerah wisata cultural atau museum dan wisata alam yang gak perlu mengeluarkan uang banyak untuk biaya tiket masuknya atau kalau bisa yang free alias gratis xixi, kecuali yang amat sangat menarik seperti Loveland di Jeju, atau mungkin jika kita punya anak ya mungkin akan lain cerita. 
Jeju Itinerarry
Day 1 : Jkt-Jeju
Day 2 : Udo Island, Seongsang Illchubong
Day 3 : Jungmun Tourist complex, Cheonjeyeon Falls, Jusangjeolli clift, Love Land.
Day 4 : Jeju - Sokcho

Day 1 : Jkt-Jeju
Mungkin karena grogi atau apapun itu, hari pertama ini  amat sangat menyakitkan buat gw, karena entah gw salah makan apa, begitu sampai di airport soeta setelah check-in pesawat, badan gw mulai rasa aneh gitu, gak enak banget perut ini rasanya kembung, berbekal 2 tolak angin yg gw tenggak dan gw harap bisa tidur di pesawat, namun setelah lepas landas, rasa kembung berganti menjadi rasa mual dan perut sakit. Astaga please don't, doa gw dalam hati, dan setelah rasa itu gw tahan akhirnya gak sanggup lagi gw ke toilet untuk gw keluarkan semua yg ada di perut gw.. namun setelah sekali keluar belum juga menghilangkan rasa mual gw, alhasil bolak balik gw ke toilet, sampai buat repot dan kuatir para pramugari, haha suami gw aja tidur xixi. Cathay Pasific walaupun gak senyaman SQ atau Garuda (tetep) namun pelayanannya ok banget, mereka care juga sama gw. Karena kondisi perut gw kaya gini, gw ngomong ke mereka "I am fine, just maybe ate bad food, do you have any yougurt or Banana? ughhh mereka bingung juga dengan permintaan gw , Yogurt?? gw bilang yes Yogurt.. salah satu pramugarinya lari ke kabin belakang dan balik bawa Pisang.. Puji Tuhan entah dari mana akhirnya mereka menemukan pisang dan gw langung makan setelah itu minta teh pahit panas dan gw dikasih sebotol air mineral, setelah itu baru bisa gw tidur sebentar, masih lemas dan Cathay Pasific on time mendarat di Bandara Hongkong, sambil gw raba-raba kening dan leher gw, takutnya gw deman tapi puji Tuhan gak demam (takut disuruh pulang gw xixi) karena di hongkong airport itu dicek temperatur tubuh kita. Mungkin karena hanya transit jadi gak ada cek temperatur tubuh. Karena lagi gak enak body jadi kita langsung menuju Gate untuk pesawat selanjutnya ke Korea (buset nih airport gede bener, jalan dari keluar pesawat ke gate selanjutnya aja Jauh beuhhh dan setelah sampai di gate-nya kita berusaha cari spot buat rebahan... setelah waktunya tiba dan ontime, akhirnya takeoff menuju Seoul dan mendarat juga ontime dan Puji Tuhan dan Tuhan Baik, di pesawat dari Hongkong ke Seoul, gw bisa tidur dan menu makanan yg dikasih walau blm berani gw makan yg secara langsung jadi jatah suami gw dan gw cuma makan YOGURTnya aja dan teh pahit panas (Black Tea) sumpah pait bener. Pisang dan Yougurt bener bener ada di penerbangan ini.
Setelah mendarat di Incheon sekitar jam 2 sore, kita langsung cari minimart untuk beli T-Money Card dan cus langsung cari subway yang all stop train bukan yang nonstop yaa, untuk langsung ke GIMPO airport untuk terbang ke Jeju dengan pesawat jam 19.55 (malem yak) hufftt. Setibanya di GIMPO udara mulai berasa menusuk kulit gw walaupun didalam airport, nampaknya ini airport gak pakai pemanas brrrr.. dari subway kita naik ke atas langsung ke counter check ini tapi sedih hiksss check in belum dibuka.. jadilah kita masih harus gendong tas ransel kita sambil cari tempat untuk menghangatkan tubuh yang gak ada selain di restoran, alhasil kita mampir ke Loteria. Setelah menunggu sekian lama dan tepat waktu Jeju Air take off dan landing di Jeju International Airport. 
Tiba di Jeju udara gak sedingin di Seoul, karena Suhu udara di Jeju adalah subtropis jadi lebih hangat dari Seoul tapi masih jauh lebih dingin dari Indonesia .. ya iyealah hehe, mungkin bagi orang Korea jika mencari kehangatan, mereka akan liburan ke Jeju xixi. Bandara Jeju ini Besar dan Bagus dan di bandara ini gak ada "taxi-taxi" atau apapun jadi begitu keluar langsung cari jalan masing-masing mau naik apa, setelah bolak balik 2 kali karena bingung memilih antara bus atau taxi, karena taxi antriannya lumayan panjang, sementara bus belum ada, namun karena tubuh lelah setelah hampir 24 jam di perjalanan (Pelajaran), akhirnya kita memutuskan naik taxi menuju Jeju December Hotel dengan biaya sebesar 3900 won, daripada jalan kaki, mana badan masih blm sepenuhnya bernyawa hehe.
Tiba dihotel disambut ramah dan proses check in yang cepat serta pemberitahuan syarat2 menginap umum seperti no smoking dan no shoes in the bedroom dan cara2 menggunakan remote control all in one, akhirnya kita tiba di kamar dan bisa merebahkan diri untuk istirahat setelah bebersihan dan beli makanan di GS25 yg terdekat untuk besok sarapan dan camilan sebelum tidur. Selamat malam Jeju glad to be here and thank you Lord for this opportunity.

Day 1 Expenses for Jkt - Jeju for 2 persons:
HK Airport - Coffee Hkd. 92
T-Money - W48,000 (8000 Kartu + 40,000 deposit)
Loteria  - W13,000
Taxi To Hotel - W3,900
Snack & Breakfast GS25 - Won 9,100
Total  = W74,000 x 12.3 + 92 x 1750 = Idr. 910,200 + 161,000 =
            Idr. 1,071,200.-

Day 2 : Udo Island, Seongsang Illchubong
Sambil mencoba mengumpulkan nyawa untuk bangun, karena perut masih belum bener jadi gw belum berani makan macam2 dulu dan sudah siap Yogurt lagi untuk sarapan yang gw beli di GS25 semalam (yogurt disini enak2 dan murah loh), nampaknya hari ini akan hujan, nyesel juga gw gak bawa jas hujan dari Jakarta yang lebih murah terpaksa musti beli disini hufftt, walaupun begitu gak menghalangi kita untuk mengexplore tempat ini, di hari pertama yang seharusnya kita mencoba mengunjungi 3 tempat (Udo, Seongsang dan seopjikoji) namun karena waktu jadi kita hanya bisa ke 2 tempat yaitu UDO island dan Seongsang Illchubong. Berbekal screencapture google map kita harus menuju Grace Hotel untuk naik bis nomor 200 ke Jeju terminal lalu naik bus 710 langsung ke parkiran ferry port Udo island.  
Masalah timbul ketika kita sampai di depan halte bis Grace Hotel yang jaraknya tidak jauh dari Hotel December, haha karena google map tidak bilang kita harus menunggu bis di halte bis di depan grace hotel atau di seberang grace hotel (sama-sama didepan grace hotel sih hufftt ) pertama kita nunggu di halte tepat di depan grace hotel pas bisnya datang kita naik tanya "Jeju Bus terminal?" Ajjussi supirnya langsung dadah ama kita, haha dan menunjuk ke seberang.. tuhh kan salah haaah, langsung nyebrang lagi dan nunggu lagi deh bis nomor 200, setelah sampai di terminal kita langsung naik bis 710 yang pas ada di antrian, tidak lama setelah kita naik, bus pun bergerak dan kita bayar menggunakan T money, dengan lama perjalanan sekitar 1.5 jam dengan bis ini. Agak-agak bingung sama pengumuman stop didalam bis akhirnya kita turun pada tempat yang salah hahaha,  jadilah kita jalan lumayan jauh dan sempat mampir di GS 25 untuk tanya2 sama penjaga toko, padahal bus 710 langsung berhenti di parkiran Ferry Terminal. Pelajaran.
Setelah tiba , isi formulir dan mencantumkan  nomor paspor dan membeli tiket kita langsung menuju UDO ISland yang tidak jauh hanya 20 menit saja kita tiba di pulau ini.








Sebenarnya sih pulaunya biasa aja, yang buat luar biasa apa ya? haha, mungkin hawanya kali ya, Pulau-pulau lain di Indonesia gak kalah bagus loh. Setibanya di Pulau Udo ada 4 alternatif mengelilingi pulau, kita bisa sewa Motor, Sepeda, Bajaj (sebut aja Bajaj) atau Shuttle Bus, karena jiwa petualangan gw meluap entah kemana haha.. kita memutuskan ikut Shuttle bus yang berhenti di beberapa tempat spot wisata dan berlaku seharian, agak mahal sih menurut gw perorang 5000 won.


Shuttle bus



Bajaj



Gak beda sama Uluwatu
Di pulau ini kebanyakan wisata pantai, namanya juga pulau xixi, jalan ke mercusuar hari ini ditutup jadi gak bisa naik, kita sempat nyobain hidangan khas pulau Udo yaitu Ice cream yg ditaburi kacang tanah dan Ice Cream yang diatasnya dikasih potongan Jeruk, Ice creamnya sih biasa aja, hanya kacang tanahnya enak banget dan jeruknya juga enak.. yummm.
Setelah puas keliling pulau Udo, karena masih ada 2 tempat lagi rencana selanjutnya yang akan kita kunjungi, jadi kita balik ke seongsang port untuk menuju seongsang Illchubong, setibanya di Port kita memutuskan untuk naik taxi langsung menuju Seongsang Illchubong. Di Seongsang ini gw suka sama tempatnya walaupun napas hampir habis waktu naik keatas tapi tempatnya rasanya seger, bersih, nyaman dan bagus.





Setelah selesai explore tempat ini, kita tadinya mau langsung menuju Seopjikoji tapi berhubung waktu sudah menunjukan pukul 5 sore jadi kita urungkan niat itu dan berjanji suatu saat huh.. semangat xixi.. dalam perjalanan menuju keluar lokasi wisata kita sempat beli juice jeruk yg rasanya seger banget asem2 seru gitu sama gak lupa beli snack karena kita belum makan siang hari ini duh astaga.. karena kenyang makan ice cream dan odeng di Udo Island dan sekarang minum jus plus beli roti sosis dan langsung jalan menuju ke halte bis untuk balik ke Jeju City. Sebenarnya karena kita naik taxi jadi kita agak bingung mencari dimana Halte bis huffftt akhirnya kita jalan aja gak karuan mengikuti kemana kaki melangkah haha. heran nya waktu kita traveling kaya gini kita gak takut nyasar ya, walaupun nyasar tinggal cari jalan besar aja dan gak lama kita menelusuri jalan pakai naluri ketemu jalan besar dan kebetulan tepat ada bis datang nomor 701 dan begitu kita tanya Jeju City dan ajjussi sopir mengangukkan kepala kita langsung naik. akhirnyaa ternyata SALAH saudara-saudara.. SALAH dijalan yang benar haha. kita harusnya mencari halte 710 instead of 701 karena bus nomor 701 itu lama banget dan lelet banget dan berhenti setiap 100 mtr hufftt sampe pantat panas di dalam bis padahal diluar dingin, setelah tiba di hotel gw cek ternyata rute 701 itu muter jauh hufftt pantes. pelajaran-pelajaran. akhirnya setelah sekian lama kita sampai juga di jeju terminal, cape deh.. nah masalah timbul lagi setelah kita mau naik bis no. 200 untuk balik ke Grace Hotel, karena setelah sekian lama nunggu gak lewat2 tuh bis, logikanya kalau mau balik kan pasti nunggu di sebrang tempat tadi kita turun, tapi sudah 30 menit menunggu tuh bis belum nongol dan sudah tanya beberapa orang tapi pada gak ngerti cape dehh dan petunjuk bus di Jeju hanya dalam bahasa korea jiahhhh, jadilah kita menyebrang lagi tempat di halte kita turun tadi pagi dan naik bis 200 untuk kembali ke grace hotel tapi ikut muter aigoooo cape ahh hari ini muter di Bus. Sampainya di hotel sudah malan dan kita cari makan malam dulu masuk ke resto yang menjual menu Black Pork yang terkenal di Jeju, sebenarnya makan Black Pork gak ada di agenda gw karena mahal haha tapi udah masuk jadi kepalang tanggung deh. yum yum sih haha. Huftt lelah seharian tapi kita punya banyak pengalaman dan fun aja, walaupun 1 tempat terlewatkan.

Day 2 Expenses for 2 :
Rain coat + Snack GS 25 -W12,000
Boat/Ferry to Udo - W11,000
Shuttle Bus UDO - W10,000
Ice Cream + Odeng UDO - W.10,500
Taxi to Seongsang - W3,000
Entrance Illchubong - W4,000
Mandarin Juice + Snack - W11,000
Dinner Black Pork - W35,000
Snack + Breakfast GS25 - W10,300
Total day 2 = W106,800 x 12.3 = Idr.1,313,640

Day 3 : Jungmun Tourist complex, Cheonjeyeon Falls, Jusang jeolli clift, Love Land.
Bingung antara menuju gunung Halla atau Jungmun complex hah, akhirnya setelah rembukan dengan suami karena nanti di Sokcho juga kita akan ke gunung jadilah kita memutuskan untuk tidak ke gunung Halla. salah dua yang gw sesali hikss.. yaitu Seopjikoji dan Hallasan, oh well next time yaa.
Sama seperti kejadian kemarin bingung halte mana kita harus naik bis menuju Jungmun Tourist complex jadilah kita demen nyebrang bolak-balik dan sambil kita bertanya sama mas-mas yang jaga di 7-11 sambil top-up T-money. Akhirnya setelah Airport Limousine Bus no. 600 tiba kita langsung naik dan tanya ke Ajjussinya Jugmnun? dan Ajjussinya mengangguk tanda artinya ookay.
Sangat mudah, gak lama, nyaman dan gampang. Sangking nyamannya sambil gw baca2 peta dan konsentrasi ke pengumuman stop didalam bis yang sudah di area Jungmun, begitu ada kata next stop is Jungmun tourist complex kita langsung berdiri dan turun dengan semangat, di seputar tempat ini ada Teddy bear museum, chocoland, ripley belive or not, botanical garden dan masih banyak lagi, namun karena gw gak minat kesini, selain mahal dan malas liat teddy bear, jadi gw cuma lewat aja, dan yang gw cari adalah Cheonjeyeon Falls dan Jusangjeolli clift, namun setelah semangat beberapa saat, langsung saat itu berubah jadi NIGHTMARE, karena baru sadar ternyata backpack gw yang dipegang suami gw gak ada.. yang isinya semua harta gw termasuk paspor, dompet, kamera dan saat itu rasanya mau nangis tapi gak bisa, panik dan gw langsung lemesss. Tas itu tertinggal di dalam Bis Airport Limo no. 600. Bingung sambil berdoa Tuhan Yesus Tolong, aduhh.., mau kemana ga tau akhirnya kita masuk kantor orang, yg ternyata seperti kantor JNE atau kantor pos, dengan komunikasi yg terbatas antara mereka dan gw, namun mereka mau menolong kita menghubungi operator bus dan puji Tuhan sistem komunikasi di Korea itu bagus jadi Tas gw langsung terlacak dan aman, hufftt Thank you KOREAN and KOREA yg aman, dan gw sama suami menuju ke halte bis yang gak jauh dari situ yang ada loket penjaganya dan Bagusnya ajjumma penjaga loket bus juga tau pas kita berkata "gabang" dan berkata kepada kita Jangan kuatir tas kamu ada dan kita dikasih jeruk sama Ajjummanya. Kamssamidda...tapi mana bisa gw tenang sebelum tas itu gw pegang lagi huffftt, akhirnya setelah 1 jam 45 menit buang waktu menunggu bus yang tadi kita tumpangi kembali ke halte itu.. dan mengeluarkan budget tak terduga untuk beli kopi dan traktir orang kantor pos dan akhirnya tas kita sampai dan ketemu Ajjussi yang tadi nyupir bus kita... Kamssamida Ajjussi pak sopir bus yang baik. 
Setelah urusan tas beres, baru kita bisa jalan-jalan dengan tenang. pertama yaitu menuju Cheonjeyeon Falls karena cukup hanya berjalan kaki dari halte bis tadi dan setelah puas naik turun tangga lagi ke beberapa air terjun disini, kita naik taxi menuju Jusanjeolli.














Dari Jusangjeolli kita mencoba berjalan kaki menemukan halte bus untuk kembali ke Jeju City, yang berada di depan ICC Jeju, yang tadi sempat gw lihat gedungnya saat naik taxi, gak jauh berjalan sambil nikmatin aja, perjalanan kaki kita dan tidak  lama menunggu Bus no 600 telah tiba untuk membawa kita kembali ke Jeju City dengan tujuan selanjutnya adalah LOVE LAND. 
Untuk ke Love Land, gampangnya kita Turun di Grace Hotel dan sebenarnya niat naik bus nomor 46 tapi apa daya ternyata kita mis-com lagi alias salah halte, seharusnya kita tunggu di halte sebrang Grace Hotel instead of pas didepan grace hotel aiigooooo, orang yang ditanya pada gak jelas ngasih taunya hiks, jadilah kita akhirnya ketinggalan bisnya dan akhirnya memutuskan naik taxi karena sudah lumayan Gelap, beruntung juga kita memutuskan naik taxi karena lokasi Jeju Love land agak terpencil dan gelap bow, Kembali ke Hotel juga kita naik taxi yang mangkal di parkiran Jeju Love land, Ajjussinya semangat pas tau gw dari Indonesia tapi gw gak ngerti dia ngomong apa haha maaf ya ajjussi.


Bukan porno tapi ini ada di sini Loveland


Anak kecil dilarang masuk 


Total Expenses day 3 for 2 :
Top up Balance T money - W20,000
Starbuck Coffee -W27,000
Water fall entry -W5,000
Taxi to Jusangjeolli - W3,200
Jusangjeolli entry - W4,000
Taxi to Loveland - W6,200 (Tmoney)
Loveland - W18,000
Snacks - W11,200
Dinner - W24,000
Taxi from Loveland to Hotel - W5,200
Total - W117,600 x 12.3 = Idr. 1,446,480.-

Day 4 : Jeju - Sokcho
Hari ini kita bangun agak pagi karena pesawat ke Seoul jam 10 pagi, dari december hotel check outnya mudah hanya menyerahkan kunci dan menuju ariport kita naik taxi untuk naik pesawat menuju Seoul dan dari Seoul kita langsung menuju Sokcho... 

Total expenses Trip to Jeju for 2 Persons = Rp. 3,831,320 (diluar tiket pesawat)

Bersambung ke Part 3...Sokcho



No comments :

Post a Comment